Cerita Jemaah Lansia yang Kalahkan Penembak Masjid di Norwegia


V9NEWS - Mohammad Rafiq, seorang pensiunan perwira Angkatan Udara Pakistan yang berusia 65 tahun, tak menyangka bersama dengan apa yang telah dialaminya pada Sabtu (10/8) sore.

Berkat sikap beraninya, Rafiq sanggup melumpuhkan penembak Masjid Pusat Islam Al-Noor di pinggiran Baerum, Oslo, Norwegia. Ia merupakan keliru seorang dari 3 jemaah yang tengah berada di masjid selagi pelaku menyerang masjid itu. DEWA JUDI KARTU VIA OVO 
"Tiba-tiba saya mendengar suara tembakan dari luar," kata Rafiq, dilansir Reuters, Senin (12/8).


Rafiq mengatakan, kala itu ia lihat seorang pemuda memasuki gedung bersama senjata dan pistol. "Dia (pelaku) selanjutnya terasa menembak ke arah dua orang lainnya," kata Rafiq,
Sekejap mata, Rafiq segera menghambat tembakan itu bersama merebut senjata pelaku. Ia pun mengusahakan menjatuhkan tubuh pelaku ke lantai. DEWA JUDI KARTU VIA PULSA

Atas aksi heroik Rafiq itu, pelaku sukses dilumpuhkan. Sementara, Rafiq mengalami luka pukul di lebih dari satu bagian tubuhnya. Matanya merah dan tidak benar satu tangannya bengkak.
“Dia letakkan jarinya di mataku, hingga di sini, jari penuh di didalam mata saya, " ungkap pria yang telah tinggal di Norwegia selama 2,5 th. terakhir ini , ungkap pria yang telah tinggal di Norwegia selama 2,5 tahun terakhir ini.


Pelaku selagi ini telah ditangkap oleh Kepolisian Norwegia, tapi belum diungkap identitas pemuda yang menyerang bersama mengenakan helm dan seragam itu.
Penembakan di Masjid Pusat Islam Al-Noor berjalan kira-kira pukul 16.00 WIB. Saat perihal hanya da tiga jemaah yang tengah menyiapkan perayaan Idul Adha di didalam masjid. Beruntung, tak ada korban jiwa akibat penembakan ini.  DEWA JUDI VIA GOPAY

Asisten Kepala Polisi Norwegia, Rune Skjold, menjelaskan aksi ini barangkali besar tentang bersama tindakan terorisme. Menurutnya, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini tunjukkan pandangan tentang antiimigran secara online dan aktivis ekstrimis sayap kanan.


Post a Comment

0 Comments